Minggu, 20 Mei 2018


Survei Indo Barometer: Mayoritas Rakyat Puas dengan Reformasi

     

Rilis Survei Indo Barometer di Kawasan Senayan, Minggu (20/5)
Jakarta, Sayangi.com – Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei nasional terkait evaluasi 20 tahun reformasi. Survei dilakukan untuk mengetahui jalannya 20 tahun reformasi di tanah air.
Hasil survei tersebut, sebanyak 79,1 persen responden menilai reformasi yang dilakukan pada tahun 1998 yang lalu sudah berjalan ke arah yang benar.
“Sekitar 11,7 persen responden menganggap Indonesia berjalan ke arah yang salah pasca reformasi,” kata Direktur Eksekutif Indobarometer M.Qodari di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Minggu (20/5).
Selain itu, mayoritas responden juga mengaku puas dengan demokrasi yang telah berjalan selama 20 tahun. Dari hasil survei, 69,9 persen puas terhadap jalannya demokrasi di Indonesia.
“Mereka berasalasan, demokrasi melahirkan pemimpin berkualitas, kebebasan berpendapat, demokrasi berjalan baik, pemimpin tidak otoriter dan pendidikan politik di masyarakat,” terangnya.
Sementara, sebanyak 19,5 persen publik tak puas dengan jalannya demokrasi setelah 20 tahun reformasi. Alasannya, mereka berpendapat demokrasi justru melahirkan kebablasan berpendapat, semakin banyak isu sara, korupsi, banyak pelanggaran dan kecurangan serta fanatisme agama dan politik.
Terkait pilihan sistem demokrasi di Indonesia, hasil survei menunjukkan 79,4 persen public menilai demokrasi merupakan sistem pemerintahan terbaik bagi Indonesia. Sedangkan, yang menilai demokrasi bukan sistem terbaik untuk Indonesia hanya 6,8 persen.
Menurut Qodari, yang menjadi catatan penting 20 tahun jalannya reformasi adalah banyaknya masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah, salah satu yang menjadi isu utama adalah masalah ekonomi.
“Hasil survei 20,4 persen publik menilai perekonomian rakyat masalah utama. Disusul sulitnya lapangan pekerjaan 9,3 persen, KKN 7,8 persen, harga kebutuhan pokok 5,9 persen dan tingkat kemiskinan 4,2 persen,” pungkasnya.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada kurun waktu 15 – 22 April 2018. Jumlah sampel sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar