Sabtu, 29 September 2018

Ari Dono Sukmanto
JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan sebanyak 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
“Kami mengirimkan 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban. Kami mengirimkan dari lokasi terdekat, yaitu satu kompi dari Gorontalo, Sulawesi Barat 1 kompi, dan Sulawesi Selatan 1 kompi,” ujar Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto di Jakarta hari ini.
Selain itu, kepolisian juga sudah menyiapkan bantuan logistik berupa tenda dari Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Ari Dono sendiri akan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bertolak menuju lokasi gempa dan tsunami di Palu dan Gorontalo.
Wiranto mengatakan bahwa sesampainya di lokasi gempa, ia akan menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Kepala Badan SAR Nasional, Muhammad Syaugi, juga ikut serta dalam rombongan tersebut. Menurutnya, Basarnas sudah mengerahkan sejumlah tim ke lokasi gempa dan tsunami.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sudah lebih dulu bertolak ke Palu dan Donggala untuk berkoordinasi dengan pemda lokal.
Pesawat Hercules Bawa Logistik
Satu pesawat Hercules TNI yang membawa bantuan dan tim medis juga sudah berangkat menuju Palu.
Pesawat angkut Hercules akan diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah, pasca gempa yang melanda wilayah tersebut.
Pesawat akan mengangkut pasukan TNI hingga dukungan logistik untuk membantu korban gempa. Selain itu, akan diangkut juga sukarelawan serta wartawan.
“Hercules sekarang lagi di Bandung, setelah test flight pesawat ke Halim untuk dukung pergerakan pasukan, sukrelawan, dukungan logistik, dan wartawan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Novyan Samyoga di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Selain itu, akan diterbangkan juga pesawat Boeing 737 untuk memberangkatkan sejumlah pejabat seperti Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan lainnya.
“Yang akan berangkat, Panglima TNI, Kapolri, dan beberapa tim teknis juga disebutkan beliau karena lumpuhnya komunikasi dengan ketidaan listrik dan komunikasi terhambat,” kata Samyoga.
Kendati demikian, saat ini masih belum dipastikan apakah pesawat bisa mendarat di Bandara Mutiara Sis Al-jufri di Palu. Sebab, tower di bandar tersebut rusak akibat gempa sehingga belum bisa digunakan untuk komunikasi.
“Padahal dengan tidak ada komunikasi, pesawat tidak akan bisa masuk,” kata dia.(Nafi)
Bergeser ke Palu

Kapolri Perintahkan Ribuan Anak buahnya Segera Bergeser ke Palu

 
Susana pemukiman yang rusak akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9/2018). – Twitter/@Sutopo_PN
MAKASSAR, kabarpolisi.com – Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian memerintahkan ribuan anak buahnya untuk bergerak menuju Palu, Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan Wakapolri Komjen Ari Dono, di Gedung Galaktika Bandar Udara Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/9/2018) malam.
Kata Komjen Ari Dono, Kapolri menginstruksikan agar menurunkan 14 SSK atau 1.400 anggota Polri dan berbagai satuan lain, untuk bisa langsung menuju lokasi gempa, Palu.
“Ada juga satuan anjing pelacak untuk SAR (K-9), tim identifikasi korban atau DVI Polri, tim Dokpol yang sementara ini gelombang pertama ke Palu,” kata Ari Dono.
Selain itu, kata jenderal bintang tiga ini, ada juga bantuan personel dari Polda terdekat seperti Gorontalo 1 SSK, 1 SSK Sulbar, dan lalu diikuti beberapa Polda.
“Jadi kalau Polda lain yang terdekat itu nanti Hari Senin baru bergerak. Karena ini dilokasi masih sangat sulit komunikasi, jadi nanti pas kondusif,” jelas Ari Dono.
Komjen Ari Dono yang baru tiba di Makassar bersama Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto bersama para jenderal, telah melakukan observasi dan pantauan.
Lanjut Ari Dono, saat ini ada sekitar 300 lebih korban yang meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu. Tapi yang baru teridentifikasi ada 90 orang.
“Baru sekitar 90 korban meninggal itu yang sudah diambil keluarganya, jadi itu tadi ada yang datang lagi dan cari tahu keluarga mereka di sana,” terang Ari Dono.
Beda dengan Gempa Lombok
Polri menyebut kondisi pasca gempa di Palu, Sulawesi Tengah, sedikit berbeda dengan kondisi pasca gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Kondisi pasca gempa di Palu sedikit berbeda dengan di Lombok. Sebab jaringan listrik, air mati, makanan lebih sulit, wilayah terdekat,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, ketika dikonfirmasi, Sabtu (29/9/2018).
Ia juga mengatakan kondisi rumah sakit di Palu lumpuh total.
Adapun saat ini, bahan makanan, obat-obatan, hingga penerangan menjadi bantuan yang dibutuhkan bagi para korban.
Alat berat, kata dia, juga dibutuhkan untuk mengevakuasi para korban di reruntuhan.
Kondisi menjadi sulit lantaran penerangan yang juga minim.
“Lumpuh, rumah sakit lumpuh semua. Saat ini kesulitan penerangan,” kata mantan Wakapolda Kalteng itu.
Lebih lanjut, sebagai solusi, Dedi mengatakan Menkopolhukam Wiranto telah memimpin rapat.
Selain itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan tim juga direncanakan akan meninjau lokasi.
“Menkopolhukam memimpin rapat, untuk normalisasi dua hari ke depan. Pokok utama dari masyarakat yaitu evakuasi korban meninggal dunia dan luka berat. Lanjutkan besok pagi, Kapolri dan tim tinjau lokasi,” pungkasnya. (WK/Tim)
Beranda  KABAR UTAMA  Polri Kirim 1400 Personel ke Lokasi Gempa Palu dan Donggala

Polri Kirim 1400 Personel ke Lokasi Gempa Palu dan Donggala

 
Ari Dono Sukmanto
JAKARTA, kabarpolisi.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan sebanyak 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
“Kami mengirimkan 1.400 personel untuk proses penyelamatan korban. Kami mengirimkan dari lokasi terdekat, yaitu satu kompi dari Gorontalo, Sulawesi Barat 1 kompi, dan Sulawesi Selatan 1 kompi,” ujar Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto di Jakarta hari ini.
Selain itu, kepolisian juga sudah menyiapkan bantuan logistik berupa tenda dari Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Ari Dono sendiri akan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bertolak menuju lokasi gempa dan tsunami di Palu dan Gorontalo.
Wiranto mengatakan bahwa sesampainya di lokasi gempa, ia akan menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Kepala Badan SAR Nasional, Muhammad Syaugi, juga ikut serta dalam rombongan tersebut. Menurutnya, Basarnas sudah mengerahkan sejumlah tim ke lokasi gempa dan tsunami.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sudah lebih dulu bertolak ke Palu dan Donggala untuk berkoordinasi dengan pemda lokal.
Pesawat Hercules Bawa Logistik
Satu pesawat Hercules TNI yang membawa bantuan dan tim medis juga sudah berangkat menuju Palu.
Pesawat angkut Hercules akan diterbangkan ke Palu, Sulawesi Tengah, pasca gempa yang melanda wilayah tersebut.
Pesawat akan mengangkut pasukan TNI hingga dukungan logistik untuk membantu korban gempa. Selain itu, akan diangkut juga sukarelawan serta wartawan.
“Hercules sekarang lagi di Bandung, setelah test flight pesawat ke Halim untuk dukung pergerakan pasukan, sukrelawan, dukungan logistik, dan wartawan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Novyan Samyoga di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Selain itu, akan diterbangkan juga pesawat Boeing 737 untuk memberangkatkan sejumlah pejabat seperti Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan lainnya.
“Yang akan berangkat, Panglima TNI, Kapolri, dan beberapa tim teknis juga disebutkan beliau karena lumpuhnya komunikasi dengan ketidaan listrik dan komunikasi terhambat,” kata Samyoga.
Kendati demikian, saat ini masih belum dipastikan apakah pesawat bisa mendarat di Bandara Mutiara Sis Al-jufri di Palu. Sebab, tower di bandar tersebut rusak akibat gempa sehingga belum bisa digunakan untuk komunikasi.
“Padahal dengan tidak ada komunikasi, pesawat tidak akan bisa masuk,” kata dia.(Nafi)

Pasca Tsunami, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Palu

Sabtu, 29 September 2018 | 10:12 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto kembali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (23/8/2018).
JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan terbang ke Sulawesi Tengah untuk memimpin langsung pasukan TNI-Polri dalam penanganan pasca gempa dan tsunami yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut.
"Yang akan berangkat, Panglima TNI, Kapolri, dan beberapa tim teknis juga," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Novyan Samyoga di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Penerbangan tersebut akan menggunakan pesawat Boeing 737-1306 yang bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Selain itu, menurut Samyoga, akan diberangkatkan juga pesawat Hercules yang mengangkut pasukan, logistik, hingga relawan dan wartawan.
Baca juga: Fakta Gempa Donggala dan Tsunami Palu, dari Jenazah di Pantai hingga Bantuan Pemerintah
"Hercules sekarang lagi di Bandung setelah test flightpesawat ke Halim untuk dukung pergerakan pasukan, sukrelawan, dukungan logistik, dan wartawan," kata dia.
Kendati demikian, saat ini masih dipastikan apakah pesawat bisa mendarat di Bandara Mutiara Sis Al-jufri di Palu. Sebab, tower di bandar tersebut rusak akibat gempa sehingga belum bisa digunakan untuk komunikasi.
"Padahal dengan tidak ada komunikasi, pesawat tidak akan bisa masuk," kata dia.
Jika nantinya saluran komunikasi untuk pesawat di Palu sudah bisa diakses, maka Samyoga memastikan pesawat akan langsung bertolak mengirimkan bantuan dari Jakarta.
Baca juga: Tower Bandara di Palu Rusak, Pesawat Belum Bisa Mendarat
"Tahap awal memang military aircraft dulu, kalau sudah bisa dipastikan aman, baru sipil bisa akses juga," ucap dia.
Gempa yang melanda Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), berkekuatan magnitudo 7,4. Gempa terjadi pada pukul 17.02.44 WIB atau 18.02.44 WITA.

Minggu, 16 September 2018

Beranda  KABAR UTAMA  Bandara Silangit : SK Menhub Bikin Bupati Bingung

Bandara Silangit : SK Menhub Bikin Bupati Bingung

 
MEDAN, kabarpolisi.com – Bandar Udara Internasional Silangit di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, kini memiliki nama baru. Namanya Bandar Udara Internasional Raja Sisingamangaraja XII.
Perubahan nama tersebut satu tahun setelah Presiden Joko Widodo meresmikan terminal Bandar Udara Internasional Silangit. Bagaimana perubahan dan dinamika yang menyertainya?
Berikut ini sejumlah fakta yang terangkum dalam berita-berita Kompas.com:
1. Perubahan nama berdasarkan SK Menteri
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
Perubahan nama Bandar Udara Internasional Silangit menjadi Bandar Udara Internasional Raja Sisingamangaraja XII sesuai dengan salinan Surat Keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor KP 1404 Tahun 2018 tentang Perubahan Nama Bandar Udara Internasional Silangit menjadi Bandar Udara Internasional Raja Sisingamangaraja XII pada tanggal 3 September 2018.
Salinan SK Menteri Perhubungan tersebut ditujukan kepada Sesditjen Perhubungan Udara dan Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara yang ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum Wahju Adjih tertanggal 4 September 2018.
2. Bupati Tapanuli Utara sempat bingung
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan membenarkan perubahan nama tersebut. Namun dirinya sempat bingung, karena keputusannya terkesan tiba-tiba.
Selain itu, Nikson mengaku tidak pernah diajak untuk berembug terkait perubahan nama Bandara Silangit tersebut.
Dia heran karena keputusan itu terkesan mencederai keputusan bersama anggota DPRD dan masyarakat sekitar bandara.
“(Nama) Bandara Silangit sudah ditandatangani Pak Presiden Joko Widodo,” kata Nikson, Sabtu (8/9/2018).
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Internasional ini pada 24 November 2017 lalu. Bandara ini menjadi pintu gerbang pariwisata menuju kawasan Danau Toba.
3. Silangit menjadi bandar udara Internasional sejak Oktober 2017
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).
Bandara Silangit sebenarnya sudah berstatus sebagai bandara internasional pada 28 Oktober 2017. Hal itu ditandai dengan penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Bandara Changi Singapura ke Silangit.
Bandara ini berkapasitas 500.000 penumpang dan dilengkapi dengan fasilitas Custom, Immigration and Quaratine (CIQ), runway dengan panjang 2.650 x 30 meter, dan PCN yang bisa mengakomodasi pesawat berbadan sempit Airbus A320 dan Boeing 737-800.
Bandara juga mengimplementasikan fitur “smart airport” dengan teknologi digital, antara lain, berupa wi-fi gratis, display jadwal bus dan penerbangan, e-payment, mesin tiket bus, e-kios, informasi turis, self check-in dan berbagai fitur digital.
Landas pacu di bandara ini sepanjang 2.650 meter. Terminalnya seluas 3.000 meter persegi. Presiden Jokowi meminta runway diperpanjang.

Beranda  KABAR UTAMA  Ditangkap, Anggota FPI Penyebar Hoax Demo di MK

Ditangkap, Anggota FPI Penyebar Hoax Demo di MK

 
JAKARTA, kabarpolisi.com – Polisi nerhasil menangkap penyebar video hoax berkonten demo ricuh di Mahkamah Konstitusi (MK).
Sebelumnya Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan turut memburu siapa yang membuat dan menyebarkan video itu.
Video tersebut sempat beredar di media sosial hingga WhatsApp Group pada Jumat, 14 September lalu. Di hari yang sama Polri dan TNI melakukan simulasi pengamanan gedung MK menjelang Pemilu 2019.
Polri menyebut kegiatan simulasi itu ‘digoreng’ di media sosial menjadi seakan-akan ada demo ricuh di sekitar MK dan Istana Presiden. “Berkaitan dengan berita yang cukup banyak di media sosial, di WhatsApp Group, bahwa ada kericuhan di sekitar MK, itu hoax,” kata Dedi.
Menurut polisi, satu orang yang ditangkap itu berinisial SAA yang beralamat di Tanjung Barat, Jakarta Selatan. SAA ditangkap pada Sabtu, 15 September 2018.
“(Saat ini SAA) sedang diperiksa di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan Minggu (16/9/2018).
Polisi sudah menetapkan SAA sebagai tersangka dengan sangkaan melanggar Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Dia diduga menyiarkan atau mengeluarkan pemberitahuan bohong dan/atau menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian terhadap individu atau kelompok berdasarkan antargolongan.
Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan SAA merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). Polisi pun tengah mengembangkan penangkapan SAA terkait ada tidaknya pelaku lainnya.
“Satu orang yang sudah terbukti, kasusnya masih dikembangkan. Tidak menutup kemungkinan apabila dalam penyidikan ditemukan lagi alat bukti yang bisa menjerat tersangka lainnya,” imbuh Dedi.
Sementara itu, juru bicara FPI Slamet Maarif mengatakan urusan itu sudah ditangani Badan Hukum FPI (BHF). “Sudah ditangani BHF,” ucap Slamet singkat.
SAA, tersangka penyebar hoax rusuh di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), adalah anggota FPI. FPI kemudian mengambil langkah dengan memberi bantuan hukum.
“Sudah ditangani BHF (Badan Hukum FPI),” kata Juru Bicara FPI, Slamet Ma’arif saat dikonfirmasi, Minggu (15/9/2018

Minggu, 09 September 2018

Bertemu Mahathir, Ma'ruf Amin Bicara WNI hingga Politik

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Bertemu Mahathir, Maruf Amin Bicara WNI hingga PolitikFoto: Ma'ruf Amin dan Mahathir Mohamad (dok. istimewa)
Jakarta - Bakal cawapres sekaligus Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin menemui PM Malaysia Mahathir Mohamad. Ma'ruf bicara banyak hal, mulai dari isu warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia hingga politik.

Pertemuan digelar di kediaman pribadi Mahathir, Mines Residence, Kembangan, Malaysia, Sabtu (8/9/2018). Ma'ruf Amin awalnya mengucapkan selamat ke Mahathir.

"Dr Mahatir Mohamad yang memimpin Malaysia untuk yang kelima kalinya merupakan tokoh senior yang terkemuka baik di Asia dan Internasional yang sarat dengan pengalaman mumpuni dan nasionalisme yang sangat meyakinkan dalam dinamika politik ekonomi global," ujar Ma'ruf.


Ma'ruf yakin persaudaraan Malaysia dan Indonesia akan semakin baik di era kepemimpinan Mahathir Mohamad. Selain politik, keduanya membicarakan isu ekonomi sosial, baik di lingkungan ASEAN dan Asia serta politik internasional.

"Kita berharap agar para WNI yang beraktivitas di Malaysia dipandang tidak hanya sebagai warga negara yang serumpun dan mitra kerja namun lebih jauh dari itu hendaknya dilihat sebagai saudara sehingga kendala dan pelbagai permasalahan yang kemungkinan muncul dapat terselesaikan secara kekeluargaan dan persaudaraan," jelas Ma'ruf.

Bertemu Mahathir, Ma'ruf Amin Bicara WNI hingga PolitikFoto: Ma'ruf Amin dan Mahathir Mohamad (dok. istimewa)

Mahathir menyambut gembira kunjungan Ma'ruf Amin. Mahathir berkomitmen meningkatkan kerjasama bilateral antara dua negara serumpun ini.

"Hubungan kedekatan Malaysia dan Indonesia bukan hanya sebagai dua negara yang bertetangga secara kewilayahan, namun juga selama puluhan tahun terjalin relasi spiritual dan kultural. Kedua negara ini adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yang berorientasi ahlussunnah waljamaah, dan telah berlangsung aliran tenaga kerja dari Indonesia ke Malaysia dalam jumlah besar yang tentunya ikut mempengaruhi kebudayaan Malaysia," kata Mahathir.

"Dalam kunjungan saya ke Indonesia pun, saya bersama Presiden Indonesia sudah sepakat untuk meningkatkan hubungan yang telah terjalin ini," imbuh Mahathir.


Wakil Sekjen PBNU Hery Haryanto Azumi mengapresiasi pertemuan tersebut. Menurut dia, Pertemuan dua tokoh ini merupakan momentum penting bagi hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia karena satu sama lain dapat saling belajar sehingga mendapat manfaat untuk kepentingan negara dan bangsa.

"KH Ma'ruf Amin tokoh Islam yang memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tentu berbagi pengalaman tentang Islam dan Indonesia sebagai negara besar dari sisi wilayah admisnistratif dan majemuk dari segi agama, etnis, dan kebudayaan. Sebaliknya, Perdana Menteri Mahathir sebagai tokoh politik dunia yang lebih senior dari Kyai Ma'ruf, dengan reputasi mengagumkan merupakan inspirasi terkuat yang mengokohkan langkah politik KH. Ma'ruf Amin yang akan berlaga dalam pemilihan presiden 2019 di Indonesia," papar Koordinator Barisan Kyai Ma'ruf itu. (gbr/idn)

Rabu, 05 September 2018

Dikenal Dekat Dengan Masyarakat, Ini Peran Aktif Polisi Perbatasan Kepri

Batamraya.com – Bertugas  menjaga wilayah perbatasan kuhususnya di kepualuan Riau Polri bersama TNI, masyarakat dan stakeholders serta komponen bangsa lainnya saling bahu membahu untuk menjaga kedaulatan Bumi Pertiwi Indonesia agar masyarakat di perbatasan sejahtera.
Dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme yang kuat didaerah perbatasan Kepri,  Iptu Muhammad Chanifa, S.Pd  selaku Kapolsek Dabo Singkep aktif melaksanakan anjangsana dan penyuluhan kesekolah- sekolah.
Sembari melaksanakan patroli sepeda motor, Kapolsek Dabo Singkep beserta anggotanya menyambangi SDN 003, SMPN 001  Pulau Lalang Desa Berhala Kec. Singkep Selatan. Dalam kunjungannya Kapolsek Dabo Singkep turur memberikan motivasi kepada para pelajar  dan diselingi  Fun Game serta pembagian Door Prize.
25c073cd-d56b-4f0d-8e68-aba1d0d673bc
Selain menyambangi sekolah-sekolah, Kapolsek Dabo Singkep dan anggota Silahturahmi juga melaksanakan Bakti Sosial dengan memberikan bantuan alat kebersihan kepada pengurus Masjid  di Masjid Baitul Rahman Pulau Lalang Desa Berhala Kec. Singkep Selatan.