Minggu, 22 April 2018


TNI-Polri Garda Paling Depan Menjaga Keutuhan NKRI



72
RADAR BI – MALANG – TNI-Polri Menjaga keutuhan NKRI yang dicanangkan oleh Panglima TNI dan Kapolri demi menjaga soliditas anggota TNI dan Personil Polri terus dilaksanakan di setiap wilayah Malang. Bertempat di Lapangan Penegak Sapta Marga Divif 2 Kostrad, Singosari Malang, Jumat (20/04/18).
Giat Comander Wish Kapolri tetap dijalankan Kapolres Malang AKBP. Yade Setiawan Ujung, SH, SIk, M. Si. Dalam upacara serah terima jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad dari Mayjen. TNI. Agus Suhardi kepada Brigjen. TNI. Marga Taufiq, SH , MH.
“ Proses alih tugas dan jabatan merupakan hal yang wajar terjadi di lingkungan Kostrad, yang merupakan bagian dari sistem pembinaan personel dalam rangka pengembangan kemampuan manajemen dan regenerasi kepemimpinan. Sehingga diharapkan kinerja satuan dapat berjalan lancar dan terpelihara dengan baik ”, ucap Pangkostrad.
Kapolres Malang menyampaikan, bahwa sinergitas dan soliditas merupakan komitmen jajaran TNI dan Polri dalam mewujudkan situasi Keamanan dalam negeri, damai dan kondusif. Harus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Kesuksesan Pembangunan Nasional. Sementara Pangdivif 2 Kostrad baru di lantik Brigjen. TNI. Marga Taufiq, SH, MH. Merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987 sangat mengapresiasi hal tersebut.
Selanjutnya Kapolres Malang AKBP. Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, M. Si. Berharap agar kebersamaan ini dapat dimaknai oleh seluruh prajurit TNI dan Personil Polri di wilayah hukum Jawa Timur. Khususnya Kabupaten Malang sebagai suatu wadah yang mempersatukan TNI-Polri, agar kedepan TNI-Polri semakin solid dalam mengemban amanah di Jawa Timur yang kita cintai bersama, Ujar Kapolres.
Kapolres Malang menyampaikan, menyebabkan bangsa Indonesia memiliki keunggulan sekaligus kerawanan yang cukup besar dan harus berjuang mengatasi berbagai persoalan yang ada, baik yang datang dari dalam wilayah negara maupun dari luar wilayah negara.
Ketika Heterogenitas tersebut tidak disikapi dan ditangani dengan baik, maka akan menimbulkan potensi konflik yang dalam skala tertentu dapat menjadi konflik sosial yang dapat mengancam keutuhan NKRI pada gilirannya dapat melemahkan dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, ujar Kapolres Malang.
Kapolres Malang juga menyampaika. Pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan dari tingkat atas sampai bawah. Garda paling depan untuk menjaga keutuhan NKRI adalah TNI-Polri.
Situasi keamanan di Jawa Timur khususnya Malang masih aman kondusif. Jangan sampai membuat kita lengah dikarenakan kalau kita lengah akan menyebabkan kehancuran. Kita harus solid dan bersinergi, saling membantu, Apabila ada Prajurit Polri yang dicubit maka Prajurit TNI juga akan merasakannya begitupun sebaliknya jangan sampai kita mau diprovokasi dan diadu domba oleh medsos, ujar Kapolres.
Turut hadir dalam acara tersebut beberapa pejabat TNI-Polri serta pejabat pemerintah daerah, Pangdam V/Brw, Pangdam IX/Udy, Pangarmatim, Kaskostrad, Kapolda Jawa Timur, Danlanud Abd Saleh, Kasgartap III/Sby, Kasdam V/Brw, Pangdivif 1 Kostrad, Kasarmatim, Wagub AAL, Dankodiklatal, Danlantamal V, Kasdivif 2 Kostrad, Danrem 083/BDJ, para Asisten Kaskostrad dan Asisten Kasdivif 2 Kostrad serta Bupati Jember, Bupati dan Walikota beserta unsur Forkopimda Kabupaten.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar