Senin, 30 Juli 2018

Nostalgia As SDM Polri Saat Kunjungi Polres Tanjungpinang

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Irjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si yang saat ini menjabat As SDM Mabes Polri beserta rombongan SSDM Polri yang melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Tanjungpinang dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman Bidang Pendidikan Polri dan Kampus Umrah Tanjungpinang juga mengunjungi Mapolres Tanjungpinang. Kedatangan beliau ke Mako Polres Tanjungpinang bukan semata-mata hanya melaksanakan kunjungan kerja, namun dibalik itu juga sebagai kilas balik saat dirinya pernah menjabat Kapolres Tanjungpinang 12 tahun silam.
“Sudah lebih kurang 12 tahun yang lalu saat saya menjabat sebagai Kapolres Tanjungpinang, hari ini diberi kesempatan untuk bisa berdiri tepat di Mako Polres Tanjungpinang kembali, senang sekali rasanya” tuturnya. Beliau pun tidak menyia-nyiakan momen indah ini untuk melihat-lihat seputar Mako. “Sudah sangat banyak perubahan di berbagai struktur baik fisik bangunan maupun mekanisme keprofesionalan dalam pelayanan terhadap masyarakat. Tentunya semakin maju dan semakin baik” tambahnya. Beliau pun mengabadikan kunjungan ini dengan berfoto bersama didampingi Ny. Dr. Niken Manohara Sulistyanto dan juga Pejabat Polres Tanjungpinang.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, S.IK, MH mengaku sangat senang atas kedatangan Irjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si ke Mako Polres Tanjungpinang. “Suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami seluruh jajaran Polres Tanjungpinang” tuturnya.

Kerjasama Polri Dan Umrah Tanjungpinang Bidang Pendidikan Ditandatangani Langsung As SDM Mabes Polri

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Ratusan personil Polri dan Mahasiswa memadati ruang Auditorium Lt. II Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) jalan Dompak Kota Tanjungpinang sempena kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Senin pagi (30/7/2018). Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini mencakup Penyelenggaraan Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat Guna Pengembangan Kelembagaan.
Hadir langsung dalam penandatangan Nota Kesepahaman ini As SDM Mabes Polri Irjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si didampingi rombongan antara lain Deputi 5 BP Batam Irjen Pol Bambang Purwanto, Karo Dal Pers SSDM Polri Brigjen Pol Drs. Sudarsono S.H, M.Hum, Karo Jianstra SSDM Polri Drs.Wahyu Widada, M.Phil, Anjak Utama Bid Watpres SSDM Polri Brigjen Pol Beni Setiyawan, Kabag Jat Diklat SSDM Polri Kombes Pol. Drs. Sri Eko Pranggono, serta Ketua DP Korpri Polri Pembina dr. Niken Manohara, M. GIZI yang merupakan Bhayangkari dari As SDM Irjen Pol Arief.
Adapun tim dari Polda Kepri yang hadir diantaranya Irwasda Kombes Pol Drs. Heru Pranoto, S.H, M.Si, Karo SDM Kombes Pol. Djoko Susilo, SIK, SH, Dir Krimsus Kombes Pol Rustam Mansur, SIK, Dir Narkoba Kombes Pol K. Yani Sudarto, SIK, M.Si, Dir Binmas Kombes Pol. Drs. Sunarwan Sumirat, Kabid Keu Kombes Pol Endang Sri Wahyu Utami, SIK, Kabid TIK KOMBES SET STEPHANUS LUMOWA, SIK, serta Ketua Bhayangkari daerah Kepulauan Riau Ny. Erna Widjanardi yang merupakan Bhayangkari dari Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Didid Widjanardi, SH.
Sementara dari Umrah dan Polres Tanjungpinang sendiri langsung diikuti Rektor Umrah, Prof DR Syafsir Akhlus MSc, Warek 1 Prof. Dr. Rer Nat H. Rayandar Asyhar, M. Si, Warek 2 Agus Sutikno, M. Si, Dekan Fisip Bismar Aryanto, M. Si, Dekan FIKP DR. Agung Dhamar Syakti DEA, Dekan FKIP DR. H. Abdul Malik M. Pd, Dekan Fekon Drs. H. Muhammad Idris DM, Mm., M. Si, Dekan Teknik Ibnu Khafi Bachtiar, ST., M. Sc, Ka. Umum Perencanaan dan Keuang Edison, M. BA, Ka. BAKKS Ari Satia Dharma, S. Sos., M. Si, serta Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanjungpinang Ny. Cynthia Ucok Silalahi dan Pejabat Utama Polres Tanjungpinang.
Nota Kesepahaman ini langsung ditandatangani As SDM Mabes Polri bersama Rektor Umrah.
As SDM Mabes Polri Irjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si usai kegiatan menuturkan bahwa Polri memiliki visi untuk membangun, menjaga peradaban bangsa dan negara. Apalagi Kepulauan Riau merupakan salah satu panutan peradaban Indonesia baik dari aspek kebudayaan, norma sosial maupun budi bahasa yang dimiliki. Hal itu merupakan salah satu tugas dari Kapolri RI, Jendral Pol Prof Drs Muhammad Tito Karnavian MA PhD yang diberikan kepada dirinya. “Kalau saya katakan tadi Umrah membangun peradaban, maka Polri menjaga peradaban” ucap Arief kepada sejumlah jurnalis. “Pada dasarnya menjaga peradaban bangsa bersama-sama masyarakat” sambungnya. Arief mengulas kembali mengenai MoU antara Polri dan Umrah. Bagaimana anggota Polri bisa meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilannya dengan belajar di universitas yang telah diajak bekerjasama dengan Polri. “Polri memiliki empat unsur profesionalitas yakni skill, atitude, knowledge dan eksperiental,” ujar Arief. Selain itu, Polri juga menyediakan sarana penelitian bagi mahasiswa-mahasiswi akan melakukan KKN maupun penelitian Skripsinya. “Sarjana-sarjana yang berkualitas yang ingin berkarier di Kepolisoan kami juga akan memfasilitasi,” jelasnya. Arief menambahkan, Polri juga telah bekerjasama dengan universitas-universitas lainnya di Indonesia dalam rangka pengembangan SDM di jajaran kepolisian, baik tingkat pusat hingga daerah. Targetnya bagaimana kita bersama-sama untuk membangun SDM agar lebih baik lagi,” tutupnya.
Rektor Umrah, Prof DR Syafsir Akhlus MSc mengatakan, MoU ini merupakan harapan besar Umrah berdasarkan penilaian Polri untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Sebagai tanggungjawab pengabdian Umrah kepada masyarakat.
Di tempat yang sama Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, S.IK, MH mengatakan bahwa dirinya dan seluruh jajaran Polres Tanjungpinang sangat bersyukur sekali atas kehadiran As SDM Mabes Polri untuk dapat langsung menandatangani Nota Kesepahaman dengan Umrah. “Hal ini akan menjadi suatu motivasi besar bagi Polres Tanjungpinang untuk berkolaburasi dan terus memajukan pendidikan dengan Umrah” tuturnya.




Peringkat Naik, Indonesia Siap Jadi Anggota Penuh FATF

Tandaseru – Pertemuan Tahunan Asia/Pacific Group (APG) on Money Laundering ke-21 yang diselenggarakan di Kathmandu, Nepal, pada 21–27 Juli 2018 akhirnya mengesahkan laporan atau Mutual Evaluation Report (MER) Indonesia.

Selasa, 24 Juli 2018

Negara Berperan Aktif Perangi Pendanaan Teroris dan Penyebaran Pendanaan Senjata Pemusnah Massal

ant  Rabu 25 Juli 2018 00:16 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi pembicara dalam acara Asia Pasific Money Laundring di Nepal. Foto: Okezone/Polri

A A A
4
TOTAL SHARE
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian didaulat sebagai salah satu presenter dengan materi berjudul The Importance of Regional Cooperation on Combating Terrorist Financing dalam acara Asia Pasific on Money Laundering 21st Annual Meeting 2018 di Hotel Crowne Kathmandu Nepal pada 21-27 Juli 2018.
Jenderal Tito menjelaskan Asia Pacific Group on Money Laundering (APG ML) merupakan organisasi perkumpulan pemerintah, terdiri dari 41 negara anggota termasuk Indonesia. Menurut dia, tahun ini merupakan pertemuan tahunan ke-21 yang dilaksanakan di Kathmandu, Nepal.
“Organisasi ini berupaya untuk memastikan setiap negara anggota berperan secara aktif melaksanakan standar tindakan yang telah ditetapkan dalam kebijakan anti pencucian uang, pendanaan teroris dan penyebaran pendanaan senjata pemusnah massal,” kata Jenderal Tito melalui keterangan rilisnya, Selasa (24/7/2018).

Kapolri Jadi Pembicara Pertemuan Asia Pacific Group on Money Laundering di Nepal

Tandaseru– Kapolri Jenderal Pol Prof. H. Muhammad Tito Karnavian didaulat menjadi pembicara dalam Asia Pacific Group on Money Laundering (APGML) 2018 di Kathmandu, Nepal, yang digelar pada 21-27 Juli 2018.

Jumat, 20 Juli 2018


Film 22 Menit Bawa Semangat Lawan Terorisme

Untuk itu, Ridhomengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung penuh aparat kepolisian terus menciptakan keamanan.

0
SHARES
GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo mengatakan Film 22 Menit sangat baik untuk ditonton dan membawa semangat untuk sama-sama melawan terorisme. Ia juga mengatakan aparat kepolisian mencapai titik terbaiknya dalam memberantas terorisme.
“Film tersebut dikemas secara modern, penanganan terorisme dan deteksi serta penindakannya cukup baik,” katanya usai nontonbareng film 22 Menit di The Premiere XXI Mal Kartini Bandar Lampung, Kamis (19/7) malam.
Untuk itu, Ridhomengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung penuh aparat kepolisian terus menciptakan keamanan. Kemudian ia menceritakan dalam film 22 Menit banyak sisi humanis yang bisa dipegang teguh untuk menjaga keutuhan bangsa dan agama. “Negara kita harus menjadi contoh bagi negara lain dalam upaya-upaya menyelesaikan masalah terorisme,” katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung Khairuddin Tahmid mengatakan pesan dalam film 22 Menitmenggambarkan bahaya radikalisme dan terorisme. Menurutnya, dalam film terlihat bagaimana aparat kepolisian dengan sigap menangkap para teroris yang meresahkan masyarakat.
“Terorisme dan radikalisme ini merupakan kejahatan yang luar biasa. Maka dari itu harus diberantas sampai akarnya sehingga tidak menjadi cikal bakal dan bibit kejahatan,” katanya.

Berdasarkan Kisah Nyata

Kapolda Lampung Irjen Suntana mengatakan film 22 Menit merupakan film yang diangkat dari kisah nyata pengeboman di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016 silam. “Film ini menceritakan keadaan yang sebenarnya. Pada saat kejadian ya seperti itu, kebetulan saya berada di TKP pada saat itu,” katanya.
Suntana mengajak Gubernur Ridho, Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung Susilo Yustinus, Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga dan Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain beserta jajaran Forkopimda nonton bareng film 22 Menit.
Film 22 Menit merupakan film drama-aksi Indonesia yang dirilis pada 19 Juli 2018 dan disutradarai Eugene Panji serta Myrna Paramita. Film ini dibintangi Ario Bayu, Ade Firman Hakim, Fanny Fadillah, serta sederet aktor dan aktris lainnya. Film ini diangkat dari kisah nyata pengeboman di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016 silam. (TRI/K2)

Selasa, 17 Juli 2018

Polres Tanjungpinang Laksanakan Pengawalan Jenazah Warga Jalan Ganet

Tribratanews.kepri.polri.go.id-Tanjungpinang-Umur tak bisa ditebak, ajal tak bisa ditunda, semua sudah ditakdirkan oleh yang maha kuasa. Seperti hal nya yang dialami warga jalan Ganet Kelurahan Tanjungpinang Timur. Rudi Hendri 50 tahun, yang sudah lama menderita sakit komplikasi dan hanya bisa terbaring di rumahnya.
Minggu malam 15/7/2018 melalui Tanjungpinang Kepri Sosiality, Hendri pun dibawa ke RSUD Kepri untuk mendapatkan perawatan medis. Namun takdir berkata lain, belum genap 1 hari dirawat tepatnya Senin sore 16/7/2018 Rudi menghembuskan nafas terakhirnya.
Sat Sabhara Polres Tanjungpinang pun memberikan pengawalan terhadap jenazah Hendri dari RSUD Kepri menuju kediaman di jalan Ganet. Tak sampai di situ, saat jenazah akan dimakamkan Polsek Tanjungpinang Timur turut serta mengawal jenazah dari kediaman hingga ke pemakaman di km. 10 Tanjungpinang.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, S.IK, MH melalui Kasat Sabhara Polres Tanjungpinang AKP DARMIN, S. Sos menuturkan bahwa pengawalan baik terhadap jenazah atau iring-iringan merupakan bentuk pelayanan yg diberikan Polres Tanjungpinang. “Pengawalan ini gratis tanpa dimintai biaya sepeserpun, apabila ada warga yang membutuhkan pengawalan silakan memberi kabar ke Polres Tanjungpinang atau Polsek setempat” ujarnya.